Bank Swasta vs Bank BUMN
Kenaikan Suku Bunga & LikuiditasBatubara vs Minyak Bumi & Gas
Lonjakan Komoditas & Pelemahan KursBig FMCG: Mi Instan vs Biskuit Global
Inflasi Pangan & Tekanan Impor GandumSektor Energi vs Sektor Transportasi
Lonjakan Harga Energi GlobalSektor Keuangan vs Sektor Properti
Kenaikan Suku Bunga Acuan BIPEMENANG: ADRO (Adaro Energy Indonesia Tbk)
Pair Strategy: Long ADRO / Short or Underweight MEDC
Pada skenario 'The Fed & BI Naikkan Suku Bunga Acuan (+50 bps)', Struktur solvabilitas ADRO jauh lebih aman dengan rasio DER 0.28x berbanding 1.75x milik MEDC, sehingga risiko lonjakan biaya bunga jauh lebih rendah. Selain itu, Tingkat profitabilitas ADRO (NPM 24.3%) menyediakan bantalan kas penyerap inflasi yang lebih tebal dibandingkan MEDC (NPM 14.8%).
Perbandingan Metrik Fundamental & Sensitivitas
Perbandingan langsung rasio kunci antara ADRO dan MEDC.
| ADRO (Adaro Energy Indonesia Tbk) | Metrik Komparasi | MEDC (Medco Energi Internasional Tbk) |
|---|---|---|
|
-2
Unggul
|
Skor Transmisi Makro |
-3
|
|
0.28x
Lebih Aman
|
Leverage Utang (DER) |
1.75x
|
|
24.3%
Lebih Tebal
|
Marjin Laba Bersih (NPM) |
14.8%
|
| Energi | Klasifikasi Sektor | Energi |
| 4.8x | Price to Earnings (P/E) | 6.1x |
| 0.85x | Price to Book (PBV) | 1.12x |
Adu Ketahanan 3 Pilar Makro
Membedah di pilar mana masing-masing petarung unggul atau tertekan saat krisis terjadi.
1. Pilar Pendapatan (Revenue)
Penurunan permintaan / omset penjualan.
Penurunan permintaan / omset penjualan.
2. Pilar Beban Input & Biaya
Kenaikan biaya input / efek kurs valas.
Kenaikan biaya input / efek kurs valas.
3. Pilar Beban Utang & Neraca
Neraca keuangan seimbang.
Neraca keuangan seimbang.