Depresiasi Rupiah Tajam (USD/IDR Melemah ke Rp16.800)
Penguatan indeks Dolar AS (DXY) memicu arus modal keluar dari pasar negara berkembang. Beban impor membengkak namun eksportir komoditas berpenghasilan USD diuntungkan.
Komposisi Saham Portofolio Anda
Tentukan saham yang Anda miliki beserta bobot alokasi persentasenya. Anda bebas memasukkan 2 saham, 3 saham, atau lebih.
Hasil Evaluasi Ketahanan Portofolio
Big-Cap Konservatif (IHSG Blue-Chips)
Portofolio memiliki eksposur risiko tinggi terhadap skenario ini akibat konsentrasi pada sektor berutang tinggi atau berbiaya impor sensitif.
3.15x
Leverage utang relatif tinggi terhadap bunga29.5%
Bantalan laba bersih penyerap inflasi4 Saham
100% Data Riil Laporan Sectors APIKontribusi Dampak Tiap Saham
Dekomposisi skor individual emiten dan kontribusi terbobot terhadap ketahanan total portofolio.
| Ticker & Nama Emiten | Sektor | Bobot Alokasi | Leverage (DER) | Margin Laba (NPM) | Skor Fundamental | Kontribusi Bersih |
|---|---|---|---|---|---|---|
|
BB
BBCA
Bank Central Asia Tbk
|
Keuangan |
35%
|
4.1x
Tinggi
|
46.5%
Sehat
|
-4 | -1.4 |
|
BM
BMRI
Bank Mandiri Tbk
|
Keuangan |
25%
|
5.5x
Tinggi
|
35.8%
Sehat
|
-5 | -1.25 |
|
AS
ASII
Astra International Tbk
|
Perindustrian |
20%
|
0.92x
Sehat
|
10.1%
Sehat
|
-2 | -0.4 |
|
IC
ICBP
Indofood CBP Sukses Makmur Tbk
|
Konsumer Primer |
20%
|
0.78x
Sehat
|
11.2%
Sehat
|
-3 | -0.6 |
Diagnostik Saham Ekstrem
Identifikasi saham dengan ketahanan tertinggi dan emiten yang menjadi beban risiko utama.
BMRI — Bank Mandiri Tbk
Menggerus skor portofolio sebesar -1.25 poin akibat rasio utang leverage DER 5.5x yang rentan terhadap guncangan krisis makro.
Rekomendasi Rebalancing AI
Pangkas Bobot BMRI (Keuangan)
Saham ini memberikan kontribusi beban terberat (-1.25 poin) akibat sensitivitas sektor dan leverage DER 5.5x.
Rotasi Hedging ke Sektor Energi
Sektor ini menjadi penerima manfaat utama (Skor +8) pada skenario 'Depresiasi Rupiah Tajam (USD/IDR Melemah ke Rp16.800)'.